NUBANDUNG.ID -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MTsN 1 Pati di kancah internasional. Madrasah ini sukses membawa pulang lima medali dalam ajang Final Round Southeast Asian Mathematical Olympiad (SEAMO) X 2026 yang digelar di Bali pada 16–19 Januari 2026.
Dalam kompetisi matematika bergengsi tingkat Asia Tenggara tersebut, siswa MTsN 1 Pati berhasil meraih 1 medali perak, 3 medali perunggu, dan 1 medali merit, sekaligus mengukuhkan reputasi madrasah sebagai salah satu pusat lahirnya talenta muda berprestasi.
Final SEAMO X 2026 diikuti ribuan peserta terbaik dari berbagai negara, di antaranya Singapura, Malaysia, Thailand, dan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya. Persaingan ketat dengan standar soal internasional menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh kontestan.
Medali perak diraih oleh Gandi Aregha Windu, sementara Hanindya Laily Azzahra, M. Abdul Fattah, dan Naufal Alfariqo Herbiana masing-masing menyumbangkan medali perunggu. Adapun penghargaan merit berhasil diamankan oleh Alphardio Nedavian Wibowo.
Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat, menyambut capaian tersebut dengan penuh rasa syukur. Menurutnya, prestasi ini menjadi catatan emas di awal tahun 2026 sekaligus kebanggaan besar bagi madrasah dan masyarakat Pati.
“Alhamdulillah, anak-anak kembali mengharumkan nama MTsN 1 Pati di level internasional. Ini adalah hasil kerja keras siswa, dukungan guru pembimbing, serta peran besar orang tua. Terima kasih atas dedikasi semua pihak,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Wahyu menegaskan, raihan lima medali ini bukan sekadar prestasi angka, melainkan bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing secara global dengan mental juara.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki daya saing internasional. Kuncinya adalah istiqomah dalam belajar dan berani menghadapi tantangan. Mereka sudah membuktikan mampu menaklukkan soal-soal berstandar dunia yang terkenal sulit,” tambahnya.
Sementara itu, Gandi Aregha Windu, peraih medali perak yang masih duduk di kelas VII, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian tersebut.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa meraih medali perak di SEAMO X 2026. Ini menjadi kebanggaan karena bisa membawa nama MTsN 1 Pati ke tingkat internasional,” tuturnya.
Gandi mengakui, tantangan terbesar datang dari materi logika, geometri, dan kombinatorika yang menuntut pemikiran mendalam, serta kendala komunikasi saat berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara. Meski demikian, ia mengaku kompetisi ini memberikan banyak pelajaran berharga.
“Dari lomba ini saya belajar tentang manajemen waktu, disiplin, percaya diri, dan pentingnya pantang menyerah. Target saya ke depan adalah terus mengasah kemampuan matematika dan mengikuti lebih banyak kompetisi,” pungkasnya.



