NUBANDING.ID — Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan pasca-Idulfitri 1447 Hijriah, DKM Mukhlishiina Lahuddiin Komplek Permata Biru menggelar kegiatan Halalbihalal bertema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan”, Ahad (5/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid DKM Mukhlishiina Lahuddiin ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan jamaah, sekaligus menyegarkan kembali semangat dakwah dan pengabdian sosial di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Muhammad Kurniawan Priadi, S.Kom.I, mubaligh muda Kota Bandung sekaligus alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dalam ceramahnya, Dai mufa mengutip referensi dari Kitab Tanbihul Ghofilin pada bab keutamaan menghadiri majelis ilmu.
Kurniawan menyampaikan bahwa setiap langkah kaki menuju majelis ilmu memiliki keutamaan besar di sisi Allah Swt. "Setiap langkah yang diayunkan bernilai seperti satu tahun ibadah, diganjar satu kota di surga, tanah yang dipijak memohonkan ampun, hingga para malaikat menjadi saksi bahwa orang yang menghadiri majelis ilmu dibebaskan dari siksa api neraka," tegasnya.
Pesan tersebut semakin menguatkan makna halalbihalal bukan sekadar tradisi saling memaafkan, tetapi menjadi ruang memperkaya ruhani melalui majelis ilmu yang penuh keberkahan.
Dalam sambutannya, Ketua DKM Mukhlishiina Lahuddiin, Nuhrodin, S.Ag., M.M.Pd., menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, Minal ‘Aidzin wal Faizin, Taqabbalallahu minna wa minkum kepada seluruh jamaah dan masyarakat yang hadir.
Dengan memaparkan sejumlah agenda strategis DKM ke depan. Pertama, kajian rutin Masjid Mukhlishiina Lahuddiin akan kembali dilaksanakan mulai 10 April 2026. Kedua, pada tahun 2026 DKM akan meluncurkan program donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Bandung sebagai bentuk penguatan kepedulian sosial umat.
Tidak hanya itu, DKM mulai melakukan persiapan menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H dengan agenda pembentukan panitia serta rapat pengurus dalam waktu dekat.
Koordinator Divisi Dakwah, Muhammad Helmi Kahfi, S.Sos., M.M.Pd., M.H, menegaskan bahwa kegiatan halalbihalal menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarjamaah dan pengurus.
“Halalbihalal ini adalah ruang untuk memperbaiki hubungan, memperkuat kebersamaan, dan meneguhkan komitmen kita untuk terus membangun hubungan yang harmonis. Mari kita bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk kemajuan bersama,” tuturnya.
Kegiatan halalbihalal turut dihadiri sejumlah tokoh yayasan, pembina DKM, pengurus, dan tokoh masyarakat, di antaranya Dr. H. Opik Taufikurrahman, M.Ag. selaku Ketua Yayasan, Dr. H. Hasan Basri, M.Ag., Dr. H. Nase Saepudin Zuhri, S.Ag., M.M., Ust. Yanyan Sa’id Ramli, S.Ag., Anwar Apendi, S.Sos.I., serta tokoh masyarakat sekitar Komplek Permata Biru.
Dengan adanya halal bihalal ini, DKM Mukhlishiina Lahuddiin berharap semangat Idulfitri tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut menjadi energi kolektif untuk memperkuat silaturahmi, memakmurkan masjid, dan menghadirkan program-program kemaslahatan bagi umat.
