5 Persoalan Bila Kamu Memilih Jadi Wanita Karier

Notification

×

Iklan

Iklan

5 Persoalan Bila Kamu Memilih Jadi Wanita Karier

Rabu, 16 Juni 2021 | 17:06 WIB Last Updated 2022-09-09T01:42:32Z

Penulis Anggi Setyo, Ibu Rumah Tangga

Pernahkah mendengar istilah wanita karier? Ya, ia merupakan istilah yang disematkan pada para wanita yang bekerja di luar rumah untuk mencari penghasilan atau mengembangkan minat, potensi, serta kompetensi yang mereka miliki.

Sebetulnya sah-sah saja, seorang wanita atau perempuan mau menjadi apa saja, terutama mereka yang masih live alone alias belum menikah. Kamu bebas menentukan masa depan kamu, kendati kalau kamu menikah akan menjadi ibu yang mengurusi anak (jika ada), suami, dan rumah tangga.

Khusus bagi ibu rumah tangga yang ingin menjadi wanita karier, paling tidak kamu harus mempertimbangkan 5 hal yang mungkin menjadi persoalan saat kamu memilih berkarier di luar rumah. Apa saja 5 persoalan tersebut?

Nah, yuk kita baca satu persatu!

1. Suami Minder dan Baperan


Ketika pendapatan istri lebih besar dari suami, maka akan ada hal-hal yang berubah dalam sikap suami. Misalnya, suami merasa nggak enak ketika istri bisa membeli barang-barang yang tidak mampu dibeli oleh suaminya.

Akhirnya, karena baper suami menjadi keder dan minder. Lain cerita jika kamu tinggal di kampung Siomas, seperti dikisahkan dalam film Dunia Terbalik. Di film tersebut yang menjadi tulang punggung keluarga justru perempuan.

2. Perubahan Sikap dan Mental


Problem lain, saat penghasilan istri lebih besar dibanding istri, bisa jadi, kendati suami posisinya sebagai imam, justru tak maksimal membimbing makmum (istri). Kenapa? Karena istri tak mampu menahan ego.

Bagaimana tidak, istri yang sebelumnya hanya memperoleh uang dari suami, kini dia bisa memiliki pendapatan sendiri, bahkan lebih besar. Memang, di sisi lain pundi-pundi ekonomi keluarga akan meningkat atas bantuan istri, tetapi ia bisa lupa diri atau khilaf jika tidak dibarengi dengan keimanan dan ketaatan pada suami.

3. Kurangnya Waktu untuk Anak dan Keluarga


Jelas, tak ada wanita karier yang tak sibuk. Bila ia tak pandai membagi waktu untuk keluarga, misalnya menemani anaknya bermain dan belajar di rumah, tentu saja sang ibu akan kehilangan momen-momen penting bersama buah hati.

Ketika anak di sekolah sedang ada masalah, lantas memerlukan ibunya sebagai teman curhat atau meminta perlindungan, sang anak tidak menemukan ibunya, sebab ia masih bekerja di luar. Bila begini, anak lantas akan menganggap pekerjaan ibu lebih penting dibanding sang anak.

Seorang wanita karier harus bisa mengatur waktu antara pekerjaan dan keluarga. Karena itu, rasanya wajib bagi seorang ibu yang jadi wanita karier membuat agenda family time: seminggu sekali atau 3 minggu sekali.

Salah satunya menjadwal makan bareng, ngobrol bareng, dan membuat semacam agenda liburan rutin. Namun, apakah kamu yakin anak cukup bahagia dengan family time yang terjadwal seperti itu?

4. Perselingkuhan


Ketika seorang perempuan bersuami aktif di luar, ada kemungkinan dia terbiasa bergaul dengan banyak orang termasuk dengan pria lain. Kamu masih ingat enggak 'video 19 detik' yang beberapa bulan lalu sempat viral itu?

Kesimpulan sederhana saya, tentu saja mama Isel khilaf, bisa jadi karena sering di luar rumah dan jauh dari pengawasan papa Gading. Namun, jangan salah! Perselingkuhan juga bisa saja dilakukan oleh si suami, loh.

Jika isteri sering di luar rumah, suami bisa merasa kesepian dan berusaha mencari seseorang yang bisa diajak ngobrol atau sekadar menghilangkan rasa jenuh karena istrinya terlalu sibuk mengurusi pekerjaan.

5. Perceraian


Ketika persoalan-persoalan tersebut tak mampu dikelola dengan baik, maka bisa dipastikan ketidakharmonisan rumah tangga goyah. Kalau pasangan suami istri sudah tidak memiliki chemistry untuk mempertahankan rumah tangga, lambat laun akan berakhir di Pengadilan Agama.

Itulah Girls, kalau kamu memutuskan untuk menjadi wanita karier, kamu harus mempertimbangkan beberapa hal di atas, syukur-syukur kamu punya kiat sendiri sehingga tidak terjadi di kehidupan rumah tanggamu.

Nah, kamu lebih siap yang mana: jadi ibu rumah tangga atau wanita karier?