Dadang Supriatna: Pancasila Pedoman Kehidupan Bangsa

Notification

×

Iklan

Iklan

Dadang Supriatna: Pancasila Pedoman Kehidupan Bangsa

Rabu, 02 Juni 2021 | 13:28 WIB Last Updated 2021-06-02T10:22:28Z


NUBANDUNG
- Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan, sosialisasi tentang 4 pilar kebangsaan yang fundamental, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), harus terus diberikan dengan gencar, terutama di sekolah.

“4 pilar ini harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, dan diberikan sejak awal di dunia pendidikan, karena pendidikan sejak dini lah yang sangat penting. Khususnya Pancasila sebagai falsafah bangsa, yang memberikan kita pedoman dalam melaksanakan kehidupan, berperilaku, akhlak, saling menghormati dan menghargai sesama,” ucap Bupati Dadang Supriatna di sela acara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Bandung di Gedung Mohamad Toha, Soreang, Selasa (1/6/2021).

Ia sedikit kilas balik saat dirinya mengenyam pendidikan di sekolah dasar, di mana Pancasila terus diberikan pada siswa dalam setiap kesempatan pembelajaran. Bupati pun meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk fokus, bagaimana bisa menularkan isi kandungan Pancasila kepada siswa.

“Saya rasakan saat sekolah SD, SMP, sampai hapal butir-butir Pancasila. Bagaimana akhlak yang baik, menghargai orangtua, menghargai sesama dan saling menolong. Misalkan kita sedang jalan-jalan melihat paku, atau ranting berduri, kita singkirkan agar tidak membahayakan orang lain, ini perilaku-perilaku yang akan membentuk karakter,” tutur bupati.

Pancasila, lanjutnya, harus menjadi karakter generasi saat ini yang cenderung semakin individual dan dimanjakan oleh kemudahan teknologi. Di sini pemerintah harus hadir, untuk terus mengedukasi masyarakat akan falsafah negara dan bangsa.

“Jangan sampai masyarakat terutama generasi milenial lupa diri, lupa identitas bangsa, yang pada akhirnya tidak ada rasa saling menghargai, itu yang bahaya. Kita ada program pemberian insentif kepada para ustadz dan ustadzah, nah disamping pendidikan agama juga kita tekankan pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi negara,” pungkas Dadang Supriatna.

Dalam acara Peringatan Hari Lahir Pancasila itu, bupati dan Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala perangkat daerah Pemkab Bandung, mengikuti Upacara kenegaraan secara virtual dengan mengenakan pakaian adat Sunda. Sementara para ASN (Aparatur Sipil Negara) perangkat daerah dan kecamatan, mengikuti secara virtual di kantor masing-masing.

Wabup Sahrul Gunawan menambahkan, saat wadah berekspresi bagi para generasi muda yang menjadi wacananya bersama bupati nanti terbentuk, maka akan semakin menumbuhkan rasa cinta kepada daerah, bangsa dan negara.

“Saat Kabupaten Bandung punya ruang publik, tentunya di bawah pembinaan pemerintah daerah, masyarakat bisa mengekspresikan diri, menyampaikan pendapat, berdiskusi, bertukar pikiran, ini tentu akan mengikis potensi-potensi radikalisme, menumbuhkan rasa persatuan di tengah keanekaragaman yang ada di Kabupaten Bandung,” tambah Wabup.