Notification

×

Iklan

Iklan

7 Komunitas Unik di Bandung!

Rabu, Mei 12, 2021 | 23:25 WIB Last Updated 2021-05-12T16:25:53Z

NUBANDUNG
– Komunitas unik di Bandung seakan-akan menjadi tren sekarang ini. Mereka menamai komunitasnya dengan nama keren dengan tujuan untuk menyatukan sosok-sosok yang memiliki kegemaran atau profesi yang sama.

Di Bandung memang banyak komunitas unik tersebut. Berikut adalah 7 komunitas unik dengan kegiatan-kegiatan seru yang mungkin tidak disangka sebelumnya.

Komunitas Share


Share berarti berbagi dalam bahasa Inggris. Nah, sesuai dengan namanya, Komunitas Share memiliki tujuan utama mulia, yaitu berbagi kepada tunawisma dan orang tidak mampu di jalanan.

Tagline mereka terdengar begitu sederhana: shadaqah in togetherness. Namun, kesederhanaan itulah yang membuat mereka tetap ada hingga sekarang sejak berdiri pada 2018 lalu.

Membagi makanan, berbagi pakaian bekas layak pakai, hingga memberikan sumbangan berupa alat sholat adalah kegiatan utama mereka. Biasanya mereka akan berbagi pada malam hari atau pagi hari setelah subuh.

Komunitas Aleut


Komunitas Aleut berdiri sejak 2006. Bernama aleut atau berarti beriringan dalam bahasa Sunda, komunitas ini memiliki tujuan untuk mengapresiasi sejarah, wisata, hingga lingkungan Bandung.

Awalnya, Aleut didirikan oleh mahasiswa dari Universitas Padjadjaran yang berniat mempelajari sejarah Bandung dengan lebih mendalam. Hingga kemudian mereka mengembangkan Aleut menjadi lebih menarik dan digemari masyarakat luas.

Urban Jedi


Menonton film memang menjadi kegemaran semua orang, terlebih film laga garapan Hollywood. Di Bandung, pecinta film-film Hollywood, khususnya Star Wars memiliki komunitas sendiri!

Urban Jedi adalah komunitas tempat berkumpulnya orang-orang yang gemar menonton Star Wars. Lebih spesifiknya sih mereka yang menyukai pedang cahaya atau lightsaber. Hmm, ada-ada saja ya ide pendirian suatu komunitas unik di Bandung ini.

Komunitas Bandung Cantik MUA


Unik banget nih karena komunitasnya khusus untuk membantu ibu-ibu rumah tangga belajar tentang kecantikan. Tujuannya adalah supaya ibu-ibu tersebut memiliki kegiatan yang asik dan bisa sharing cerita di dalamnya.

Komunitas ini didirikan oleh Novianti Sulusiah pada 2013. Ia bertekad untuk memberikan ilmu secara gratis kepada ibu-ibu di sekitarnya dengan membangun salon kecantikan dan mengajarkan kepada mereka segala ilmu tentang make up dan perawatan diri.

Komunitas Hong


Sejak maraknya gadget dengan permainan-permainan digital di dalamnya, anak-anak memang kerap kali menghabiskan waktu senggang di kamar dan menyendiri. Padahal, bergaul dengan sebaya dan melakukan kegiatan seru sangat membantu pertumbuhan diri mereka.

Hal itulah yang menjadi ide dasar berdirinya Komunitas Hong. Komunitas ini pertama kali ada tahun 2003. Mereka bertekad untuk melestarikan permainan tradisional yang sudah jarang dilakukan di era digital ini.

Memiliki anggota hingga 150 orang, Komunitas Hong biasanya akan berkumpul di Kampung Kolecer. Anggota tanpa batasan usia tersebut akan berkumpul untuk membuat hingga memainkan permainan tradisional. Wah seru ya!

Aksakun


Aksakun adalah kependekan dari aksara kuno nusantara. Nah, sesuai dengan namanya, tujuan komunitas ini adalah melestarikan aksara kuno yang sudah mulai ditinggalkan dan hanya diajarkan di sekolah menengan saja yang bahkan tidak terlalu diminati.

Para anak muda yang merasa aksara kuno begitu penting dan tidak seharusnya punah, mereka mendirikan Komunitas Aksakun. Tidak hanya tentang aksara kuno, di komunitas ini juga mempelajari tentang sejarah kuno Bandung dan Indonesia lho.

Bandung Luak Lieuk


Kegiatan utama dari komunitas Bandung Luak Lieuk adalah jalan-jalan. Sangat menyenangkan, bukan? Hal tersebut karena tujuan dari berdirinya komunitas ini adalah memperkenalkan tempat wisata Bandung yang belum terlalu terkenal.

Biasanya, para anggota komunitas unik di Bandung ini akan melakukan perjalanan ke tempat wisata tersembunyi. Lalu mereka akan mengabadikan perjalanan tersebut ke media sosial supaya tersebar lebih luas.

Tidak hanya tentang jalan-jalan ke tempat wisata tersembunyi, Bandung Luak Lieuk juga memberikan edukasi mengenai bagaimana seharusnya bersikap kepada alam. Sejak pertama berdiri dengan 13 anggota, sekarang sudah berkembang dan memiliki 75 anggota lho.

Komunitas-komunitas tersebut unik banget ya! Tidak hanya sekadar asal berdiri karena ketujuh komunitas tersebut memiliki tujuan-tujuan yang mulia dan keren.

Jika berwisata ke Bandung, jangan sungkan untuk mengunjungi komunitas unik di Bandung tersebut ya. Mereka pasti akan menyambutnya dengan ramah selayaknya Bandung menyambut wisatawan.

Sumber: Bolulembang.co.id

 
X
X