23 Tahun Perjalanan Google: dari Sebuah Garasi, Doodle, Hingga Android

Notification

×

Iklan

Iklan

23 Tahun Perjalanan Google: dari Sebuah Garasi, Doodle, Hingga Android

Senin, 27 September 2021 | 20:05 WIB Last Updated 2021-09-27T13:05:23Z


NUBANDUNG
– Google genap berusia 23 tahun. Di usia yang sudah dewasa itu, Google kerap menjadi perusahaan raksaan dunia yang banyak menelurkan inovasi-inovasi baru di dunia teknologi dan informasi saat ini.


Google sendiri didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat masih mahasiswa di Universitas Stanford. Mereka berdua memegang 16 persen saham perusahaan. Mereka menjadikan Google sebagai perusahaan swasta pada tanggal 4 September 1998.


Pernyataan misinya adalah "mengumpulkan informasi dunia dan membuatnya dapat diakses dan bermanfaat oleh semua orang", dan slogan tidak resminya adalah "Don't be evil".Pada tahun 2006, kantor pusat Google pindah ke Mountain View, California, dikutip Wikipedia.


Awalnya, kedua orang hebat ini lahir dari kelurga tidak main-main, boleh dikatakan terpandang. Ayah dari Larry merupakan professor ilmu komputer di Universitas Michigan dan juga seorang programmer.


Larry sendiri sudah tertarik di dunia komputer dan sains sejak masih berusia 6 tahun dan itupun lantaran di rumah banyak buku-buku komputer milik sang ayah.


Bakatnya terus ia tekunin hingga duduk di bangku kuliah. Hingga akhirnya Larry mendapatkan gelar Bachelor of Science pada bidang rekayasa komputer dari University of Michigan pasca lulus dari East Lansing High School.


Sementara, Sergey merupakan pengusaha asal di Amerika Serikat yang mempelajari mengenai ilmu komputer dan matematika. Awal berdiri, Google beruntung mendapat suntikan dana senilai USD100 ribu atau setara dengan Rp1,3 miliar dari Co-founder Sun, Andy Betcholsheim.


Keduanya juga mendapat kantor pertama berupa sebuah garasi milik Susan Wojcicki, sosok yang kini menjadi CEO YouTube. Mulai saat itu, Google memperkerjakan tim sales, sejak saat itu proyek ini semakin berkembang pesat. Hal inilah yang memaksa Google kemudian pindah ke The GooglePlex di Mountain View, California, Amerika Serikat.


Siapa sangka perjalanan Google dimulai dari sebuah garasi, bisa dibayangkan kesuksesan yang dicapai kedua orang ini melewati jalan yang berliku-liku.


Google Doodle


Google Doodle pertama kali diciptakan pada 1998, ketika Larry Page dan Sergey Brin berlibur ke Burning Man Festival. Saat itu, Doodle yang diciptakan sederhana, dengan stick man ikonik yang berada di belakang huruf O.


Dilansir Stikkymedia, tidak lama setelah Larry dan Sergey memposting Google Doodle pertama, seniman freelance mulai mengerjakan yang lain. Terkadang, kreator menambahkan dekorasi hari libur sederhana pada logo.


Ketika Dennis Hwang memimpin doodler pada 2000, desain berkembang menjadi tambahan yang lebih kreatif.


Google Doodles menjadi sangat populer pada tahun itu sehingga Sergey Brin memutuskan untuk mengajukan paten untuk mereka. Paten berjudul "Sistem dan metode untuk menarik pengguna untuk mengakses situs web".


Paten dirancang untuk melindungi praktik Google meningkatkan logo mereka untuk tanggal dan acara khusus. Itu disetujui hampir 10 tahun kemudian, pada tahun 2011.


Dennis Hwang adalah satu-satunya pembuat coretan (doodler) selama bertahun-tahun, tetapi hari ini diciptakan oleh tim pembuat coretan khusus dan insinyur yang latar belakangnya berkisar dari animasi film hingga desain buku komik.


Tim Google Doodle mendapat ribuan permintaan dari pengguna setiap tahun, tetapi hanya beberapa ratus yang berhasil masuk ke beranda.


Prakarsai Pengembangan Android


Sepetti dikutip dari Wikipedia, Google sejak didirikan, pertumbuhan perusahaan yang cepat telah menghasilkan berbagai produk, akuisisi, dan kerja sama di bidang mesin pencari inti Google. 


Perusahaan ini menawarkan perangkat lunak produktivitas daring (dalam jaringan), termasuk surat elektronik (surel), paket aplikasi perkantoran, dan jejaring sosial. Produk-produk komputer mejanya meliputi aplikasi untuk menjelajah web, mengatur dan menyunting foto, dan pesan instan.


Perusahaan ini memprakarsai pengembangan sistem operasi Android untuk telepon genggam dan Google Chrome OS untuk jajaran netbook Chromebook. Google sudah beralih ke perangkat keras komunikasi. 


Mereka bekerja sama dengan berbagai produsen elektronik besar untuk memproduksi perangkat Nexus-nya dan mengakuisisi Motorola Mobility pada Mei 2012. Tahun 2012, infrastruktur serat optik dipasang di Kansas untuk memfasilitasi layanan Internet pita lebar Google Fiber.


Perusahaan ini diperkirakan mengoperasikan lebih dari satu juta server di beberapa pusat data di seluruh dunia dan memproses lebih dari satu miliar kueri pencarian dan sekitar 24 petabita data buatan pengguna setiap harinya. 


Pada bulan Desember 2012, Alexa menyebut google.com sebagai situs web paling banyak dikunjungi di dunia. Situs-situs Google dalam bahasa lain masuk peringkat 100 teratas, sebagaimana halnya situs milik Google seperti YouTube dan Blogger.


Google menempati peringkat kedua di basis data ekuitas merek BrandZ. Dominasi pasarnya menuai kritik mengenai hak cipta, penyensoran, dan privasi. Pada tahun 2014, Google juga mendapat penghargaaan dari Business Indeed sebagai perusahaan yang memiliki merk paling bernilai.


Pada 10 Agustus 2015, Google melalui postingan blog, CEO Google Larry Page mengumumkan pembentukan perusahan baru bernama Alphabet yang akan menjadi perusahaan induk mencakupi Google dan usaha-usaha lain yang tak terlalu terkait erat dengan bisnis utama Google. 


Pada restrukturisasi tersebut, Larry Page akan menjadi CEO perusahaan baru Alphabet. Sergey Brin menjabat sebagai President didampingi Erich Schmidt sebagai Executive Chairman. Sedangkan, CEO Google dijabat oleh Sundar Pichai.