Notification

×

Iklan

Iklan

SD Muhammadiyah 3 Bandung Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Rabu, September 08, 2021 | 17:57 WIB Last Updated 2021-09-08T10:57:45Z


NUBANDUNG
- SD Muhammadiyah 3 Bandung siap untuk melaksanakan PTM Terbatas, dimulai hari Senin tanggal 13 September 2021.  Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Entoh Wahyu, S.Pd.I., mewakili Kepala Sekolah Ema Rismawati, S.Pd. yang sedang mengikuti Selsub Sikasep di Dinas Pendidikan Kota Bandung. 


“Sebenarnya sejak bulan Mei  yang lalu SD Muhammadiyah 3 telah  lolos Monev Sekolah yang siap melaksanakan PTMT, bahkan sempat menyelenggarakan PTMT selama 2 hari yakni tanggal 7-8 Juni 2021. Namun saat itu penyebaran Covid-19 melonjak jadi PTMT dihentikan lagi.” Ujarnya. 


Sebagai sekolah Piloting PTMT yang mendapat penilayan layak melaksanakan PTMT, SD Muhammadiyah 3 Bandung terus melakukan pembenahan untuk persiapan pelaksanaan PTMT ini. 


Diantara persiapan yang dilakukan antara lain revitalisasi sarpras dan penambahan perangkat penunjang prokes dan 5M, koordinasi dengan pihak terkait diantaranya Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Bandung, Satgas Covid-19 Kecamatan, UPT Puskesmas Padasuka, Kapolsek Cibeunying Kidul dan pihak lain yang terkait. 


Selain itu, Sekolah juga gencar melakukan sosialisasi Prokes bahkan merancang simulasi pembelajaran selama PTMT yang disapaikan kepada siswa melalui orang tua. Entoh juga menjelaskan bahwa seluruh guru dan Tendik di SD Muhammadiyah 3 Bandung 100% telah divaksin tahap 1 dan 2. Adapun orang tua siswa yang mengisi angket persetujuan pelaksanaan PTMT mencapai lebih dari 90%. 


“Sebagaimana panduan dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, pelaksanaan PTMT ini merupakan pembiasaan awal menuju New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru. Kasihan siswa kelas 2 sekarang, belum pernah mengikuti pembelajaran di sekolah karena sejak masuk di kelas 1 tahun lalu, langsung PJJ.” tambah Entoh. 


Berdasarkan Panduan Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung tentang pelaksanaan PTMT ini, sekolah dibatasi menyertakan siswa untuk sekolah piloting yang lolos tahap 1 pada Mei 2021 lalu sebanyak 50% dari jumlah siswa pada setiap kelas. Durasi pembelajaran pun dibatasi maksimal 2 jam, tanpa istirahat. 


“Istirahat hanya dilakukan di kelas, untuk rehat saja dan memberi kesempatan sisa untuk makan dan minum bekal yang dibawa dari rumah. Adapun setiap hari, Tim Satgas dan PTMT Sekolah melalui bidang humas akan memberikan laporan harian perkembangan dan kejadian Pelaksanaan PTMT kepada pihak terkait” pungkasnya.

X
X