Notification

×

Iklan

Iklan

Yuk Intip Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di UIN Bandung, Biar Cepat Kuliah Terbatas

Rabu, September 22, 2021 | 22:04 WIB Last Updated 2021-09-23T15:09:19Z

 


NUBANDUNG.ID - Dalam rangka percepatan capaian vaksinasi bagi mahasiswa dan masyarakata, Gugus tugas Covid-19, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), menggelar vaksinasi merdeka serentak di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berlangsung di Gedung Anwar Musaddad, Rabu (22/09/2021).


Kegiatan vaksinasi dengan sasaran mahasiswa dan masyarakat digelar serentak di seluruh Indonesia yang dibuka langsung oleh Presiden RI Jokowi secara virtual.


"Vaksinasi ini merupakan upaya kita mencapai target vaksinasi masyarakat yang kita gelar pada 96 titik di Seluruh Indonesia. Pagi ini saya bersama Kapolri, Rektor IPB dan Bupati serta dengan Ketua BEM seluruh Indonesia menggerakkan vaksinasi massal. Kita harapkan dari seluruh Indonesia, dari seluruh tanah air nantinya, hari ini akan disuntikkan 253.000 vaksin. Kita harapkan ini bisa mempercepat proses vaksinasi di tanah air," ungkap Jokowi.


Presiden menyatakan kegiatan vaksinasi ini dapat berjalan lancar dan mencapai target serta protokol kesehatan dapat tetap terjadi di lokasi vaksinasi.


Wakil III UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Dr. Ah. Fathonih,M.Ag menjelaskan vaksinasi massal ini sebagai wujud nyata sinergi Polri dengan kampus. "Saya atas nama Ketua Gugus Covid 19 dan pimpinan UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengucapkan terimakasih kepada Polri melalui Polda Jabar yang sudah berhasil blmemfasilitasi dan menyediakan vaksin sinovak untuk mahasiswa dan masyarakat di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebanyak 3.000 dosis," tegasnya.


Kehadiran kampus diharapkan dapat memberikan dukungan untuk mencapai kekebalan komunal.


"Saya berharap kepada civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk memanfaatkan kesempatan ini. Vaksinasi adalah ikhtiar untuk melindungi kita dan keluarga serta mahasiswa dari bahayanya Covid-19," tandasnya.


Dengan adanya vaksinasi merdeka serentak ini mudah-mudahan dapat menjadi awal baik bagi kebangkitan dunia pendidikan. "Semoga pada saat mahasiswa sudah divaksin semua dapat dilaksanakan perkuliahan tatap muka terbatas," paparnya.


Presiden Mahasiswa DEMA, Malik Fajar Ramadhan berharap agenda vaksinasi dapat melindungi diri dari Covid-19.


“Dengan vaksinasi ini semoga kita bisa mewujudkan herd Immunity dalam waktu yang sesingkat mungkin. Setelah ini, semoga perkuliahan tatap muka bisa segera kembali dilaksanakan,” ujarnya.

X
X