Notification

×

Iklan

Iklan

Luar Biasa! Tim Robotika UIN Bandung Raih Medali Emas dan MICA Spesial Award di Ajang Kompetisi Internasional

Jumat, Oktober 01, 2021 | 06:56 WIB Last Updated 2021-10-01T02:57:09Z

NUBANDUNG - UIN Sunan Gunung Djati Bandung meraih 2 Gelar dalam kegiatan World Invention, Competition and Exhibition (WICE) 2021 yakni medali emas untuk kategori Applied Physics and Engineering dan Malaysia Innovation, Invention and Creativity Association (MIICA) Special Award, kegiatan yang diikuti oleh berbagai negara diantaranya Malaysia, Thailand, Turki, Kazakhstan, Australia, Philipina, Macedonia, Pakistan, Korea, dan lainnya.


Tim Robotika UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang didominasi mahasiswa Teknik Elektro ini terdiri dari Reno Muhammad Fadilla (Tek. Elektro), Fawzan Ibnu Fajar (Informatika), Saip Ardo Pratama (Tek. Elektro), Muhammad Haniff (Tek. Elektro), dan Fitri Aulia Rahmawati (Tek. Elektro), mewakili UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Indonesia berhasil mengalahkan para pesaing lainnya dari berbagai negara yang mengikuti kompetisi ini.


Nanang Ismail, MT., Ketua Jurusan Teknik Elektro sangat mengapresiasi raihan yang telah dicapai mahasiswa Teknik Elektro, dalam ajang kompetisi Internasional, "ini tentu sangat membanggakan, apalagi di ajang Internasional," ujar Nanang, Jumat (01/10/2021).


"Saya mengucapkan Selamat dan sukses atas pencapaian yang luar biasa bagi tim Teknik Elektro yang mengharumkan nama UIN Bandung dan Indonesia, Prestasi ini tentunya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan membawa dampak positif bagi kemajuan jurusan, dan pembinaan kreatifitas mahasiswa akan terus kami lakukan," lanjut Nanang.


Hal senada juga disampaikan Lia Kamelia, S.Si., MT, pembimbing mahasiswa yang mengikuti kompetisi tersebut merasa terharu atas capaian mahasiswa bimbingannya. "Saya merasa terharu dan bangga atas kerja keras dari mahasiswa untuk mengikuti kompetisi tingkat internasional, dan dapat medali emas," papar Lia.


Kesungguhan dan kerja keras tanpa kenal lelah menjadi kunci keberhasilan mahasiswa, untuk menyabet medali dalam kompetisi tersebut, lanjut Lia menjelaskan. 


"Mudah mudahan keberhasilan ini bisa di tularkan kepada mahasiswa lainnya untuk berprestasi di masa yang akan datang," ujar  Lia sambil menutup pembicaraan. 


X
X