Asal Usul Pindang, Kuliner Merakyat dari Tanah Jawa

Notification

×

Iklan

Iklan

Asal Usul Pindang, Kuliner Merakyat dari Tanah Jawa

Rabu, 09 Agustus 2023 | 16:14 WIB Last Updated 2023-08-09T09:14:03Z


NUBANDUNG.ID
— Pindang adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari ikan atau daging yang direndam dalam campuran air, garam, dan bahan-bahan rempah lainnya. Berikut adalah sejarah singkat pindang di Indonesia.


Konon katanya awal mula pindang dapat ditelusuri ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pindang pertama kali dibuat oleh orang Jawa sebagai cara untuk mengawetkan ikan dan daging agar tahan lama.


Variasi pindang


Pindang kemudian diadaptasi oleh masyarakat Indonesia dari berbagai daerah dan suku bangsa. Setiap daerah memiliki variasi pindang yang berbeda, tergantung pada bahan dan rempah-rempah yang digunakan.


Cara membuat pindang


Pindang dibuat dengan merebus ikan atau daging dalam campuran air, garam, dan bumbu-bumbu seperti lengkuas, daun salam, jahe, bawang putih, dan kunyit. Pindang biasanya dihidangkan dengan nasi dan sayuran.


Hidangan sehari-hari


Pindang biasanya dihidangkan sebagai hidangan sehari-hari di Indonesia. Selain ikan dan daging, pindang juga dapat dibuat dengan menggunakan bahan makanan lain seperti telur, tahu, dan tempe.


Inovasi pindang


Seiring berjalannya waktu, pindang juga mengalami inovasi. Ada pindang dengan bahan dasar seafood seperti udang, cumi-cumi, dan kepiting. Ada juga inovasi pindang yang menggunakan bahan dasar daging sapi atau ayam.


Anda bisa menemukan pindang ikan, misalnya, di pasar, swalayan, pedagang kaki lima, restoran, warteg, pasar tumpah, dan sebagainya. Pindang merupakan kuliner atau makanan yang merakyat dan banyak diburu masyarakat karena harganya murah.


Itulah sejarah singkat pindang di Indonesia. Pindang telah menjadi salah satu makanan tradisional yang sangat populer di Indonesia dan hingga saat ini tetap dihidangkan sebagai hidangan sehari-hari di banyak keluarga.


Selamat berkuliner pindang.***