Ingat! 15 Nama Jalan di Kota Bandung yang Sudah Diganti Ya!

Notification

×

Iklan

Iklan

Ingat! 15 Nama Jalan di Kota Bandung yang Sudah Diganti Ya!

Sabtu, 08 Juni 2024 | 07:30 WIB Last Updated 2024-06-06T10:43:06Z




NUBANDUNG.ID -- Warga Bandung pasti mengira kalau tempat jalan menuju gate tol Pasteur itu namanya Jalan Pasteur. Dulu namanya Jalan Pasteur sekarang berubah menjadi Jalan Dr. Djunjunan. Seperti halnya Dago. dulu jalan nongkrong anak muda itu bernama Jalan Dago berubah atau diganti menjadi Jalan Ir. H. Juanda.


 Dilansir dari laman Kota Bandung, nah, ternyata ada beberapa nama jalan di Bandung yang namanya diganti dengan nama. Penggantian nama jalan untuk menghormati para tokoh pahlawan, peristiwa, sejarah, ataupun kebudayaan.


 


Sebetulnya penetapan  nama jalan dengan nama tokoh yang berjasa ini telah berlangsung sejak zaman kolonial Belanda.  Penggantian nama jalan bukan tanpa maksud atau asal-asalan tetapi untuk mengenang atau mengandung sejarah.


 


Ada juga nama jalan yang sudah diganti tetapi kurang populer dibandingkan dengan nama sebelumnya.


 


Jalan mana saja yang lebih terkenal dengan nama lamanya ketimbang nama barunya dari nama-nama pahlawan, berikut beberapa diantaranya.


 


1.Jalan Cipaganti diganti menjadi Jalan R.A.A Wiranatakusumah


2. Jalan Pasirkaliki diganti menjadi Jalan H.O.S Cokroaminoto


3. Jalan Kopo diganti menjadi Jalan K.H. Wahid Hasyim


4. Jalan Banteng diganti menjadi Jalan K.H Ahmad Dahlan


5. Jalan Kiara Condong diganti menjadi Jalan Ibrahim Adjie


6. Jalan Ciateul diganti menjadi Jalan Inggit Garnasih (Ciateul) 


7. Jalan Pasteur diganti menjadi Jalan Dr. Djunjunan


8. Jalan Cikapundung Timur diganti menjadi Jalan Ir. Soekarno


9. Jalan Gasibu Barat diganti menjadi Jalan Majapahit


10. Jalan Cimandiri diganti menjadi Jalan Hayam Wuruk


11. Jalan Papandayan diganti menjadi Jalan Gatot Subroto


12. Jalan Riau diganti menjadi Jalan L.L.R.E. Martadinata


13. Jalan Dago diganti menjadi Jalan Ir. H. Juanda


14. Jalan Layang Pasupati diganti menjadi Jalan Layang Jalan Prof. Mochtar Kusumaatmadja


15. Jalan Tangkuban Parahu diganti menjadi Jalan Pelajar Pejuang


Perubahan nama jalan adalah bagian dari dinamika perkotaan dan sejarah yang terus berkembang. Ini adalah cara bagi kota untuk tetap relevan dengan perkembangan zaman dan untuk menghormati warisan sejarah serta budaya bangsa.