NUBANDUNG.ID -- Al-Muamalat: Jurnal Ekonomi Syariah, yang dikelola Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), resmi menjadi jurnal keenam di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berhasil terindeks Scopus.
Saat ini, UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki lima jurnal terindeks Scopus, yaitu:
1. Jurnal Pendidikan Islam (JPI) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jpi
2. International Journal of Halal Research (IJHAR) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ijhar
3. Khazanah Hukum https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kh
4. Jurnal Online Informatika (JOIN) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/join
5. International Journal of Islamic Khazanah (IJIK) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ijik
6. Al-Muamalat: Jurnal Ekonomi Syariah https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/mua
Jurnal Al-Muamalat secara konsisten mempublikasikan artikel-artikel ilmiah di bidang muamalah dan ekonomi syariah. Keberhasilan ini menegaskan komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam meningkatkan mutu riset dan publikasi ilmiah berstandar internasional, khususnya pada bidang keilmuan ekonomi syariah.
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menyampaikan ucapan rasa syukur dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim pengelola Jurnal Al-Muamalat atas dedikasi dan konsistensinya dalam menjaga kualitas pengelolaan jurnal.
“Alhamdulillah di akhir tahun, UIN Bandung mendapatkan satu lagi jurnal terindeks Scopus. Menjadi 6 jurnal terindeks Scopus. Terima kasih dan apresiasi luar biasa kepada tim pengelola. Dedikasi dalam menjaga kualitas jurnal merupakan kebanggaan bagi universitas,” tegasnya, Rabu (31/12/2025).
Proses terindeks Scopus menjadi tahapan panjang, mulai dari peningkatan tata kelola jurnal, konsistensi penerbitan, penguatan kualitas artikel, hingga pemenuhan standar internasional dalam aspek substansi dan etika publikasi.
“Jurnal Al-Muamalat merupakan jurnal pertama dan satu-satunya di bidang Ekonomi Syariah di Indonesia, dan bahkan berpotensi menjadi yang pertama di tingkat global, yang berhasil terindeks Scopus. Ini adalah capaian monumental yang mencerminkan kualitas keilmuan, konsistensi pengelolaan editorial, serta komitmen akademik UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mendorong publikasi ilmiah bereputasi internasional,” jelas Rektor.
Menurutnya, keberhasilan ini harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh unit akademik untuk terus meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah yang berdampak luas serta berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan global.
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., menilai terindeksnya Jurnal Al-Muamalat di Scopus sebagai bagian penting dari penguatan ekosistem akademik dan riset di lingkungan universitas. Tentunya capaian ini sejalan dengan arah kebijakan pengembangan akademik dan tridharma perguruan tinggi.
“Terindeksnya Jurnal Al-Muamalat ini sekaligus menegaskan capaian jurnal ke-6 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berhasil terindeks Scopus. Capaian ini sejalan dengan kebijakan penguatan tridharma perguruan tinggi. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi jurnal-jurnal lain di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, profesionalisme pengelolaan, serta substansi ilmiahnya. Saat ini, kami juga masih menunggu proses dan hasil evaluasi Scopus terhadap beberapa jurnal lain yang telah disubmitkan, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat reputasi akademik universitas,” ungkap Wakil Rektor I.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Dr. H. Setia Gumilar, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan Jurnal Al-Muamalat merupakan indikator meningkatnya kualitas riset dosen dan peneliti di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
“Indeksasi Scopus ini menunjukkan bahwa riset yang dikembangkan memiliki daya saing global. Sinergi antara penguatan riset, pengelolaan jurnal yang profesional, serta pendampingan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan capaian ini,” ujarnya.
Dengan terindeksnya Jurnal Al-Muamalat di Scopus, diharapkan dapat meningkatkan visibilitas dan dampak riset dosen serta peneliti, baik di tingkat nasional maupun internasional, “Mudah-mudahan dapat memperkuat posisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang unggul dalam pengembangan keilmuan ekonomi syariah,” jelasnya.
Ke depan, UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus mendorong unit-unit akademik untuk meningkatkan kualitas jurnal ilmiah sebagai bagian dari strategi penguatan reputasi akademik dan kontribusi keilmuan bagi masyarakat global.
Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Prof. Dr. H. Fauzan Ali Rasyid, M.Si, didampingi oleh Ketua Prodi HES Dr. Jaenudin, M.Agmenyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas keberhasilan tersebut. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, konsistensi, dan komitmen jangka panjang dalam pengembangan keilmuan ekonomi syariah.
“Keberhasilan Jurnal Al-Muamalat terindeks Scopus merupakan tonggak penting bagi Fakultas Syariah dan Hukum. Ini membuktikan bahwa pengembangan keilmuan ekonomi syariah yang kami lakukan mampu memperoleh pengakuan internasional. Terima kasih dan apresiasi luar biasa kepada tim pengelola jurnal dan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Semoga dengan pencapaian ini menjadikan UIN Sunan Gunung Djati Bandung semakin unggul, moderat, dan bereputasi internasional,” ujarnya.
Dengan adanya capaian prestasi yang membanggakan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kualitas publikasi ilmiah sekaligus menunjukkan komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mendorong internasionalisasi riset dan pengembangan keilmuan ekonomi syariah.
Dari unsur pengelola jurnal universitas, Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang diwakili oleh Dr. Busro, M.Ag., menegaskan komitmen lembaga ini dalam memberikan pendampingan berkelanjutan kepada jurnal-jurnal ilmiah.
“Rumah Jurnal senantiasa memberikan pendampingan secara sistematis dan berkelanjutan, mulai dari penguatan manajemen editorial, peningkatan kualitas substansi artikel, hingga pemenuhan standar indeksasi internasional. Keberhasilan Jurnal Al-Muamalat ini menjadi bukti bahwa pendampingan yang konsisten dan terarah mampu menghasilkan capaian strategis,” pungkasnya.



