NUBANDUNG.ID -- Sebanyak 170 lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung berhasil diterima dalam Program Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) Tahun 2025. Capaian ini menegaskan daya saing lulusan UIN Bandung di tingkat nasional serta relevansi kompetensi akademik dengan kebutuhan dunia kerja.
Program Magang Nasional Kemnaker RI merupakan program strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Keberhasilan ratusan lulusan UIN Bandung mengikuti program ini menjadi indikator positif kualitas pendidikan dan pembinaan karier di lingkungan kampus.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Husnul Qodim, MA., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa program magang nasional merupakan ruang strategis bagi lulusan untuk mengasah profesionalisme dan kesiapan kerja.
“Capaian ini menunjukkan bahwa lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki kompetensi yang relevan dan mampu bersaing di tingkat nasional. Program magang menjadi sarana penting dalam membangun pengalaman kerja dan etos profesional sejak dini,” tegasnya, Rabu (7/1/2026)
Kepala Career Development Center (CDC) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Heri Gunawan, S.Pd.I., M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas tingginya partisipasi lulusan dalam Program Magang Nasional Kemnaker RI.
“Tingginya jumlah lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang diterima dalam Program Magang Nasional merupakan indikator meningkatnya daya saing lulusan di tingkat nasional. Hal ini juga mencerminkan relevansi kompetensi akademik dan penguatan soft skills yang diperoleh mahasiswa selama proses perkuliahan,” jelasnya.
Kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI menjadi bukti bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) mampu melahirkan sumber daya manusia yang profesional, adaptif, berintegritas, serta memiliki etos kerja yang tinggi.
“Program magang ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis di dunia kerja, tetapi juga menjadi wahana strategis untuk membangun jejaring profesional sesuai bidang dan keahlian masing-masing lulusan,” tambahnya.
Melalui Career Development Center (CDC), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, lanjut Dr. Heri, akan terus memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga negara, serta dunia industri dan dunia kerja guna membuka akses pengembangan karier yang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni.
“Kami berharap pengalaman magang ini menjadi bekal berharga bagi para lulusan untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang ketenagakerjaan dan pelayanan publik,” pungkasnya.
Berdasarkan sebaran fakultas, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik menjadi penyumbang terbanyak dengan 47 lulusan, disusul Fakultas Dakwah dan Komunikasi (20 lulusan), Fakultas Adab dan Humaniora serta Fakultas Sains dan Teknologi masing-masing 17 lulusan, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 14 lulusan.
Fakultas Syariah dan Hukum menyumbang 11 lulusan, Fakultas Psikologi 9 lulusan, Fakultas Ushuluddin 6 lulusan, serta Fakultas Tarbiyah dan Keguruan sebanyak 4 lulusan.
Dari sisi program studi, Administrasi Publik tercatat sebagai program studi dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 24 lulusan, disusul Manajemen (20), Sosiologi (15), Psikologi dan Sastra Inggris masing-masing 9 lulusan, serta 58 lulusan lainnya yang berasal dari berbagai program studi.



