Literasi Digital dan Syariah Jadi Bekal Utama Lulusan Akuntansi Masa Depan

Notification

×

Iklan

Literasi Digital dan Syariah Jadi Bekal Utama Lulusan Akuntansi Masa Depan

Kamis, 04 Juni 2026 | 15:55 WIB Last Updated 2026-06-04T08:55:00Z



NUBANDUNG.ID — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus memperkuat kompetensi mahasiswa di era transformasi digital melalui penyelenggaraan Kuliah Tamu dan Workshop bertajuk “Empowering Future Professionals with Digital Tools” bekerja sama dengan Mekari University. Kegiatan ini menghadirkan praktisi industri untuk berbagi pengalaman dan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam dunia kerja profesional.


Webinar yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (4/6/2026) ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah semester 2, 4, 6, dan 8. Selama acara berlangsung dipandu oleh Kartika Dwifa Siregar yang bertindak sebagai master of ceremony (MC) dan moderator, sehingga diskusi berlangsung interaktif dan dinamis.


Dengan menghadirkan P. Setyaningrum, Production Manager of Mekari University, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, menjelaskan pentingnya transformasi digital dalam dunia kerja dan bisnis sebagai salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki generasi muda saat ini. Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah berbagai aspek pekerjaan dan menuntut lulusan perguruan tinggi untuk memiliki keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri.


Saat menyampaikan materi bertajuk “Empowering Future Professionals with Digital Tools”, peserta dibekali pemahaman mengenai perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan dunia industri, serta berbagai kompetensi yang diperlukan agar mampu beradaptasi dan bersaing di era digital. "Penguasaan teknologi tidak lagi menjadi nilai tambah semata, melainkan kebutuhan dasar bagi calon profesional di berbagai bidang, termasuk akuntansi syariah," tegasnya.


Setyaningrum memperkenalkan empat fungsi utama yang mendukung transformasi digital di lingkungan organisasi, yakni pengelolaan keuangan (accounting), sumber daya manusia (Human Resource Information System/HRIS), perpajakan (taxation), dan hubungan pelanggan (Customer Relationship Management/CRM). Digitalisasi pada sektor-sektor tersebut mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta mendukung pertumbuhan organisasi secara berkelanjutan.


Selain memberikan pemahaman konseptual, peserta diperkenalkan dengan berbagai platform digital dalam ekosistem Mekari, seperti Mekari Jurnal, Mekari Klikpajak, Mekari Talenta, dan Mekari Qontak. "Dengan mengenalkan platform itu, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai implementasi teknologi berbasis cloud dalam pengelolaan akuntansi, administrasi perpajakan, manajemen sumber daya manusia, hingga layanan pelanggan yang terintegrasi," paparnya.


Mengenai program pengembangan kompetensi digital yang diselenggarakan bersama perguruan tinggi dirancang melalui beberapa tahapan, mulai dari webinar, pembelajaran mandiri, praktik langsung menggunakan perangkat lunak Mekari, hingga pemberian sertifikat bagi peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan. "Program ini, diharapkan dapat melahirkan generasi profesional yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja berbasis teknologi," jelasnya.


Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM., didampingi Sekretaris Program Studi Fithri Dzikrayah, S.E., M.E., menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan kerja yang semakin dinamis.


“Alhamdulillah, kita bisa berkumpul hari ini dalam acara Kuliah Tamu dan Workshop bersama Mekari University. Atas nama Prodi Akuntansi Syariah, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Mekari University yang telah berkenan berbagi ilmu dan wawasan praktis dengan kami. Kerja sama antara kampus dan industri seperti ini sangat penting. Di ruang kelas kita belajar teori dasar, prinsip akad, dan standar akuntansi syariah. Sementara di dunia kerja, mahasiswa akan bertemu dengan sistem, software, dan tantangan nyata. Mekari sebagai penyedia solusi akuntansi dan HR digital terbesar di Indonesia adalah mitra yang tepat untuk menjembatani dua dunia itu,” ujarnya.


Mahasiswa saat ini perlu memiliki kombinasi kemampuan akademik, literasi digital, dan pemahaman syariah yang kuat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.


Harapannya kegiatan ini mahasiswa tidak hanya mengenal berbagai platform digital yang digunakan di dunia kerja, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dapat mendukung praktik akuntansi syariah yang akurat, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.


“Literasi digital dan literasi syariah merupakan bekal utama bagi lulusan yang siap kerja dan mampu bersaing di era digital,” tandasnya.


Kepada para mahasiswa, berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan aktif berdiskusi dan menggali informasi sebanyak mungkin dari narasumber yang hadir.


“Jangan malu bertanya. Catat, praktikkan, dan jadikan ilmu hari ini sebagai nilai tambah dalam pengembangan kompetensi dan karier kalian di masa depan,” pesannya.


Menutup sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada Mekari University atas kolaborasi yang terjalin dan berharap kerja sama tersebut dapat terus berkembang melalui program-program lanjutan seperti sertifikasi kompetensi, magang, maupun riset bersama.


“Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas, baik dalam bentuk sertifikasi, program magang, maupun riset bersama yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa,” harapnya.


Dengan adanya kuliah tamu ini, Program Studi Akuntansi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus mempersiapkan lulusan yang unggul, profesional, adaptif, dan siap berkontribusi dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia.