Menag Resmikan Madrasah ICN Purwakarta, Harap Lahir Pemimpin Modern

Notification

×

Iklan

Menag Resmikan Madrasah ICN Purwakarta, Harap Lahir Pemimpin Modern

Minggu, 07 Juni 2026 | 06:31 WIB Last Updated 2026-06-06T23:31:27Z



NUBANDUNG.ID -- Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara (MA ICN) Purwakarta dapat menjadi tempat lahirnya pemimpin bangsa dan pemimpin umat yang modern serta memiliki kecintaan terhadap masyarakat dan tanah air. Harapan itu disampaikan Menag saat meresmikan MA ICN Purwakarta di Kampung Nenggeng, Desa Neglasari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.


“Jadikanlah sekolah ini tempat untuk melahirkan pemimpin bangsa dan menjadi pemimpin umat yang modern, yang mencintai seluruh masyarakat dan bangsa ini,” harap Nasaruddin Umar dalam doa yang dipanjatkannya saat peresmian, Sabtu (6/6/2026).


Menurut Menag, pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga karakter yang kuat serta kepedulian terhadap sesama.


Menag berharap lulusan MA ICN memiliki kecintaan terhadap bangsa, tanah air, dan kebudayaan Indonesia sehingga dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat dan negara.


Peresmian MA ICN ditandai dengan penandatanganan prasasti pendirian madrasah oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Pertahanan Syafrie Syamsudin, Staf Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, serta Pembina Yayasan Endan Andansih Ateh H. Muhammad Yusuf Ateh.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Dudu Rohman berharap MA ICN dapat berkembang menjadi madrasah unggulan yang menjadi rujukan di Jawa Barat maupun tingkat nasional.


“Mudah-mudahan madrasah ini menjadi percontohan, bukan hanya di Jawa Barat, tapi juga nasional. Kami berharap proses pendidikan di sini tidak hanya mengkaji ilmu-ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan umum, sehingga mampu melahirkan generasi unggul dan berakhlak,” tuturnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan Umat Beragama dan Kerja Sama Luar Negeri Gugun Gumilar, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Nyayu Khodijah, Kepala Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan Muchamad Sidik Sisdiyanto, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Barat Usep Saepudin Muhtar, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta Ohan Burhan.