Dadang Supriatna Sapa Rakyat Lewat Sembako

Notification

×

Iklan

Iklan

Dadang Supriatna Sapa Rakyat Lewat Sembako

Rabu, 12 Mei 2021 | 04:35 WIB Last Updated 2021-05-11T21:35:01Z


NUBANDUNG
- Jelang hari raya besar Lebaran tahun ini, bupati Bandung, Dadang Supriatna menyempatkan diri menyapa warga di Bojong Sari Rt.02 Rw.20 Kec.BojongSoang, Kabupaten Bandung lewat pembagian sembako. 


Seperti ditulis dalam akun instagram @kang.dadangsupriatna; ia mengaku bahwa kegiatan berbagi sembako ini dilakukan untuk menengok kegembiraan dan kebahagiaan warganya. 


"Pertama, sebagai Bupati, Saya harus tahu, apakah seluruh rakyat saya, warga Bandung dalam kondisi gembira dan bahagia dalam merayakan hari raya Idul fitri 1442 H/lebaran." tulisnya.


Ia juga menyampaikan bahwa lebaran itu sejatinya menggembirakan manusia yang merayakannya; baik kaya maupun miskin. 


"Lebaran itu idealnya harus menjadi milik semua warga yang merayakannya. Bukan hanya milik warga mampu dan berkantong tebal, tapi juga harus jd milik warga miskin yang tak mampu." lanjutnya. 


Berbagi dengan sesama


Ramadhan yang ditutup dengan idul fitri itu harus bermakna sosial, dimana sesama kita harus saling membantu dan menolong saudara-saudara kita yang kebetulan sedang bernasib kurang beruntung. Untuk itulah, Kang DS, jelang lebaran, ingin memastikan, jangan ada warganya yang tak bisa bisa beli daging dan kue lebaran; beras pun mereka tak punya. 


"Bentuk kepedulian seperti ini (red:berbagi) harus menjadi gerakan sosial yang melekat pada setiap warga, khususnya warga yang mampu untuk bisa berbagi dengan warga tidak mampu. Saya mencoba untuk hadir, pemerintah daerah hadir, apa yang sebenarnya terjadi dan dirasakan warga tak mampu, khususnya dalam menghadapi lebaran ini." ucapnya. 


Kegiatan Sapa Rakyat Lewat Sembako juga, diharapkan dapat mengasah kepedulian Bupati Bandung ini sebagai pemimpin yang harus mampu "ngemongin" rakyat yang dipimpinnya. 


"Kedua, yang tak kalah penting, kunjungan mendadak saya untuk mencari tahu kondisi lapangan tentang warga yang tak mampu ini, juga lebih dalam rangka mengasah kepekaan dan kepedulian saya sebagai pemimpin." pungkasnya filosofis.