Haji 2021 Dibatalkan, Banyak Calon Asal Bandung Barat Tarik Biaya Perjalanan Haji

Notification

×

Iklan

Iklan

Haji 2021 Dibatalkan, Banyak Calon Asal Bandung Barat Tarik Biaya Perjalanan Haji

Sabtu | Juni 26, 2021 Last Updated 2021-06-26T08:18:01Z


NUBANDUNG
- Sejumlah calon jemaah haji yang batal berangkat ke tanah suci asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai mengambil setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) yang sudah dibayarkan.


Berdasarkan data Kementerian Agama KBB, pada tahun ini KBB mendapat kuota jemaah haji sebanyak 1.112 orang dengan rincian 1.073 orang sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan 39 orang belum melunasi. Jadi calon haji yang batal berangkat sesuai KMA nomor 660 sebanyak 1.073 orang.


Kepala Seksi Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) KBB, Dadi Rusmadi mengatakan, mereka mengambil selisih BIPIH itu setelah mereka mengetahui bahwa pemberangkatan ibadah haji tahun ini dibatalkan karena pandemi Covid-19.


"Sejak ada pengumuman pemberangkatannya dibatalkan, sudah ada 5 calon jemaah haji yang mengambil selisih BIPIH," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (21/6/2021).


Calon jemaah haji mengambil selisih BIPIH sekitar Rp 11 juta itu, kata dia, karena masalah perekonomian. Uang itu diambil untuk kebutuhan keluarganya akibat terdampak pandemi Covid-19.


"Alasan mereka mengambil BIPIH itu alasannya lain-lain, tapi kebanyakan karena terdampak Covid-19. Kalau saya hanya memfasilitasi saja," kata Dadi.


Dadi mengatakan, teknis pengambilan selisih BIPIH itu, cukup dengan mengajukan permohonan ke Kemenag KBB, setelah itu pihaknya mengusulkan ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).


Kendati demikian, kata Dadi, calon jemaah haji yang sudah mengambil selisih BIPIH itu tetap bisa berangkat haji tahun depan karena nomor porsi haji atau nomor urut pendaftaran yang didapatkan jemaah ketika membayar setoran awal di bank tidak dibatalkan.


"Jadi mereka yang mengambil BIPIH itu tetap masuk list daftar haji karena porsinya tidak dibatalin," ucapnya.


Artinya, kata dia, jika nantinya mereka akan berangkat ibadah haji, tinggal membayar selisih BIPIH yang sudah diambil. Dengan demikian, mereka bisa langsung berangkat tanpa menunggu antrean lagi.


"Betul, mereka tinggal membayar selisihnya saja yang saat ini sudah diambil," kata Dadi.