Magister Ilmu Komunikasi Unisba Gelar Webinar Bijak Bermedia Digital

Notification

×

Iklan

Iklan

Magister Ilmu Komunikasi Unisba Gelar Webinar Bijak Bermedia Digital

Jumat, 20 Agustus 2021 | 16:25 WIB Last Updated 2021-08-20T09:25:53Z


NUBANDUNG
- Sejak pandemi, aktivitas masyarakat Indonesia umumnya berlangsung secara online dengan memanfaatkan teknologi internet. Tingginya angka penetrasi internet di Indonesia terlihat pada hasil survey We Are Aocial 2021 yang menunjukkan jumlah pengguna internet sebanyak 202,6 juta, atau 73,7% dari total populasi penduduk Indonesia sebesar 274,9 juta jiwa. Sayangnya, hal ini belum diikuti oleh kemampuan literasi digital penggunanya. 


Data Kominfo mengenai Status Literasi Digital Penduduk Indonesia menunjukkan tingkat literasi digital masyarakat masih berada di angka 3.14. Dengan kata lain, berada di tingkat sedang (moderate). Penelitian sejenis yang dilakukan oleh Jaringan Pegiat Literasi Digital Indonesia (Japelidi) juga menunjukkan hasil senada. Level literasi digital masyarakat Indonesia tergolong sedang, dengan skor nasional 3.61.


Dampaknya, cukup banyak kasus negatif akibat perilaku manusia Indonesia di ruang digital. Maka, tak salah bila pemerintah Indonesia melalui Kominfo merilis program nasional Indonesia Makin Cakap Digital di seluruh provinsi tanah air, dengan target sasaran menjangkau 12.5 juta rakyat Indonesia di tahun pertama. Program tersebut dilaksanakan berlandaskan 4 Pilar Literasi Digital, terdiri dari Cakap Bermedia Digital (Digital Skill), Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Etika Digital (Digital Ethics) dan Keamanan Digital (Digital Safety).


Sebagai komunitas yang beranggotakan pegiat dan peneliti literasi digital dari organisasi maupun perguruan tinggi di Indonesia, Japelidi terlibat dalam pengembangan modul Pilar Literasi Digital. Selain itu, SDM Japelidi menjadi fasilitator Gerakan Cakap Digital ayang diterjunkan ke berbagai wilayah tanah air, untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui program tersebut.


Dalam upaya menyukseskan syiar digital literasi, Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana Unisba bekerjasama dengan program J-Talks Japelidi, berbagi fenomena dan update tentang media digital dalam webinar “Bijak Bermedia Digital: Dari Ruang Keluarga hingga Ruang Sosial”, Rabu, 11 Agustus 2021 Pukul 13.00 – 15.30 WIB.


Acara dibuka oleh Direktur Pascasarjana Unisba Prof. Dr. Neni Yulianita, MS., dengan pembicara Dr. Dedeh Fardiah,M.Si (Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi), Dr.Rita Gani, M.Si, Santi Indra Astuti, M.Si dan Ratri Rizki Kusumalestari M.Ikom selaku dosen-dosen mata kuliah Media Literasi Fikom Unisba yang berpartisipasi sekaligus guna mewakili Japelidi. Acara dimoderatori oleh Mochamad Rozak, S.Sos., diikuti oleh para peserta dari kalangan kampus, dosen, pegiat literasi, dan media massa.


Prof. Dr. Neni Yulianita, MS menuturkan, “acara ini bukan sekadar momen akademis. Diharapkan, para mahasiswa dan partisipan yang mengikuti dapat tertular menjadi agen literasi digital di tengah keluarga maupun komunitasnya.”.


Sementara itu, Santi Indra Astuti dari Japelidi menjelaskan perlunya kolaborasi berbagai pihak untuk menyosialisasikan literasi digital. “Literasi digital bukan hanya milik pegiat literasi, tetapi menjadi tanggung jawab siapapun untuk menerapkannya sebaik mungkin. Hanya melalui praktik kita mendapatkan pengalaman dan pembelajaran terbaik di ruang digital.”


Menutup paparannya, Dr. Dedeh Fardiah, M.Si mengharapkan keberadaan Unisba dengan nuansa keIslaman dalam etika digital dapat memberi kontribusi bagi khazanah penerapan literasi digital di Indonesia.