Satukan Sineas Muda, Free Film Production UIN Bandung Gelar Bioskop Kampus

Notification

×

Iklan

Iklan

Satukan Sineas Muda, Free Film Production UIN Bandung Gelar Bioskop Kampus

Rabu, 03 April 2024 | 08:10 WIB Last Updated 2024-04-05T07:20:33Z


NUBANDUNG.ID -- Komunitas Free Film Production telah sukses menggelar acara Bioskop Kampus perdana, Minggu (31/3/2024). Komunitas di bawah naungan program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung itu mampu mengumpulkan para sineas dari sejumlah universitas.


Bioskop Kampus ini dibuka oleh Dr. H. Nase, S. Ag., MM selaku Ketua Jurusan KPI dan Dr. H. Asep Shodiqin, M.Ag selaku Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi.


Terdapat empat komunitas yang ikut menyemarakan Bioskop Kampus perdana ini.  Diketahui, empat komunitas itu berasal dari komunitas film yang ada di kampus Bandung hingga luar Bandung.


Mereka adalah Mondi Blanc Film Workshop dari Jakarta, K3 Film Space dari Serang, Banten, Cinetown dari Universitas Padjajaran (Unpad) dan Bandung Independen Film Festival dari Institut Seni Budaya Indonesia (Isbi).


Keempat komunitas tersebut pun menyumbangkan filmnya untuk ditayangkan. Berbagai genre film dari komunitas itu pun ditonton puluhan penonton yang hadir. Tak hanya komunitas undangan, Free Film Production selaku tuan rumah pun ikut memamerkan karyanya.


Dua film genre Thriller berjudul Sup Ammak dan Gaham dari Free Film Production menjadi pembuka dalam acara tersebut. Kemudian, Mondi Blanc memamerkan karya kolaborasinya dengan Free Film Production yang berjudul The Cold of Our Sun bergenre dokumenter.


Masih sama dokumenter, Bandung Independen Film Festival (BIFF) itu memamerkan karyanya dengan judul Aksatriya. Terakhir, ada dua film drama berjudul Pulang dari Komunitas Cinetown Unpad dan Tabungan Ade dari K3 Film Space.


Selain penayangan, ada pula sesi diskusi untuk setiap filmnya. Saat itu masih hangat momen Hari Film Nasional semakin membuat para pegiat film itu pun semangat berbagi cerita dan pengalamannya.


Ketua Umum Free Film Production, Qisthy Anjani mengatakan acara Bioskop Kampus ini menjadi wadah bergabungnya sineas muda dan menjadi ajang tukar pikiran.


“Bioskop kampus, mungkin hanya sekedar kolaborasi penayangan film yang disisipi dengan dialog interaktif untuk berbagi pengalaman dan wawasan terhadap film yang diciptakan. Sebab setiap tangan dan pikiran yang beda akan menghasilkan karya yang beda juga. Namun, perlu kita garis bawahi impact setelah event ini terlaksana, kita menjadi tahu berbagai isi kepala dari setiap karya, kita bisa bersinergi untuk berkontribusi memunculkan karya karya terbaik anak bangsa, dan tentunya kita mengejar target sebuah karya semesta,” ujar Qisthy Anjani selaku Ketua Umum Komunitas Free Film Production.


Terpisah, Pembina Komunitas Free Film Production, Dr. H. Aang Ridwan, M.A.g.,CICS menyebut Bioskop Kampus adalah sebuah ajang pembacaan terhadap kreativitas mahasiswa yang dituangkan dalam karya cinematografi.


"Intepretasi terhadap karya cinematografi tak jarang menjadi pemantik imajinasi mahasiswa untuk terus produktif dalam karya. Ajang ini harus menjadi opsi unggulan bagi program Kerja Komunitas Free Film Production di kemudian hari," ujarnya.


Para komunitas undangan pun mengaku senang dengan adanya Bioskop Kampus yang diselenggaran di UIN Bandung ini,


Hal itu tentunya menjadi kesempatan bagi para sineas untuk berkomunikasi antar komunitas dan saling berbagi terkait sebuah karya film.


“Seru seru, semoga makin banyak acara nobar ringan gitu buat umum biar ga selamanya nobar sineas itu soal screening aja,” kata Resqazan Ardyananda seorang cinematography club Unpad.***