NUBANDUNG.ID -- Mengapa Presiden Donald Trump ingin menguasai Greenland, itu semua orang sudah tahu. Greenland yang merupakan teritori Denmark itu memiliki kekayaan tambang besar. Selain itu, dengan memanasnya suhu bumi, es di jalur laut Arktik mencair dan menjadi alternatif transportasi logistic dan militer. Jadi karena kaya dan strategis itulah Trump ingin menguasainya. Dia bilang, jangan sampai Greenland dikuasai oleh China dan Rusia.
Tapi, Presiden Putin kemarin bilang, soal Greenland mah bukan urusan kami! Sebelumnya, Selasa lalu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Alih-alih marah kepada Trump, dia malah mengatakan: Greenland bukan bagian alamiah Denmark! Dan Rusia marah kepada Amerika yang menuduh Moskow ingin menguasai Greenland. “Greenland itu bukan bagian natural Denmark maupun Norwegia. Itu wilayah taklukan kolonialisme. Soal penduduknya yang kemudian terbiasa dengan hal itu (cara Denmark-red), itu soal lain,” katanya dalam konperensi pers Selasa lalu.
Rencana mengakuisisi (atau apalah namanya) Greenland membuat marah Eropa. Betapa tidak, Denmark adalah anggota NATO. Barangsiapa memerangi anggota NATO maka semua nggota lainnya harus ikut perang membela. Jerman, Prancis, dan Kanada mengirim pasukan ke Greenland. Trump memang tak suka sama NATO, dia bilang Amerika lebih banyak memberi ketimbang mendapatkan dari Eropa. Jadi sejak awal menjadi presiden, sudah ada keretakan antara Amerika dengan organisasi pertahanan terkuat di dunia ini. Trump juga sedang berselisih dengan Presiden Prancis Emanuelle Macron yang tak mau ikut dalam Dewan Perdamaian untuk mengurus Gaza. Trump kemudian membocorkan tangkap layar (screenshot) chattingan dia dengan Macron.
Jadi tentu saja Rusia gembira dengan perpecahan Amerika vs NATO ini. Soalnya di mata Putin NATO ini kurang ajar dengan mengajak Ukraina gabung ke dalam pakta pertahanan ini. Target Putin untuk segera mengalahkan Ukraina sampai sekarang masih ngambang karena Zelensky didukung kuat NATO.
Jadi kalau sekarang Amerika dengan NATO pecah, ya pak Putin tepuk tangan, duduk santai sambil minum Vodka. Ahhh….
Budhiana Kartawijaya, Gepolitics enthusiast.


