Bupati Bandung Dadang Supriatna: Indeks Kesehatan Kabupaten Bandung Meningkat

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Bandung Dadang Supriatna: Indeks Kesehatan Kabupaten Bandung Meningkat

Sabtu, 13 November 2021 | 09:51 WIB Last Updated 2021-11-13T02:51:06Z


NUBANDUNG
— Dalam Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan, indeks kesehatan Kabupaten Bandung tahun 2020 meningkat menjadi 82,35 dari tahun 2019 di angka 82,15.


Indikator tersebut, lanjut bupati, merupakan indikator tertinggi dibandingkan dua komponen lainnya yakni pendidikan dan ekonomi, dalam pencapaian Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM).


“Pembangunan kesehatan merupakan cermin keberhasilan pembangunan suatu daerah. Jika indikator kesehatannya sudah baik, tentunya hal ini akan berpengaruh terhadap IPM serta IKM (Indeks Kemiskinan Manusia) daerah itu sendiri,” terang Bupati Bandung di sela kegiatan Peringatan HKN di Grand Sunshine Hotel, Soreang, Jumat (12/11/2021).


Selama pandemi covid-19, terdapat beberapa capaian pembangunan kesehatan yang diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, seperti penurunan kasus dan capaian vaksinasi bagi masyarakat.


“Alhamdulillah, angka kasus keterpaparan covid-19 di Kabupaten Bandung terus mengalami penurunan. Sementara vaksinasi sampai saat ini sudah mencapai 65 persen. Karena vaksin hanya diberikan bagi masyarakat usia diatas 12 tahun, jadi masih ada kekurangan,” jelasnya.


Guna mempercepat vaksinasi, pihaknya juga akan merubah pola. Menurutnya, efektivitas sistem sentra vaksin sudah mulai berkurang.


“Untuk meraih partisipasi masyarakat, tentunya kami akan ubah pola atau sistem vaksinasi. Mungkin lebih kepada titik sasaran per desa atau RW. Karena pola sentra ini sudah tidak mulai efektif,” jelas bupati yang akrab disapa Kang DS.


Pada kesempatan itu, Kang DS juga mengapresiasi semangat tenaga kesehatan (nakes) dalam memerangi pandemi covid-19. Mengingat terdapat 400 nakes terpapar dan tujuh nakes meninggal dunia.


“Hampir 2 tahun ini, mereka terus berjuang dan sangat dilelahkan oleh pandemi. Meski begitu, kami melihat semangat para nakes yang dikomandoi oleh Kepala Dinkes (Dinas Kesehatan) Ibu Grace ini sangat luar biasa. Kami juga turut berduka atas gugurnya sejumlah nakes. Semoga setiap pengorbanan dan dedikasi yang diberikan dapat menjadi amal ibadah, sehingga dapat mengantarkan mereka ke Surga-Nya Allah,” harapnya.


Pada peringatan HKN ke-57, dirinya juga berpesan kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk menguatkan kepatuhan penerapan protokol kesehatan di setiap aktivitas dan ikut gotong royong dalam menyelesaikan pandemi covid-19.


“Semoga ini menjadi awal pulihnya berbagai sektor di masyarakat. Sehingga Kabupaten Bandung bisa kembali sehat, bangkit dan kembali tumbuh. Pada akhirnya, akan berdampak pada terwujudnya pembangunan di berbagai sektor, yang selaras dengan visi untuk terwujudnya kabupaten bandung yang bangkit, edukatif, dinamis, agamis dan sejahtera,” tutup bupati.