![]() |
NUBANDUNG.ID -- Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan konsep ekonomi Prabowonomics dan secara resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace) dalam rangkaian World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026.
Prabowonomics adalah visi transformasi ekonomi yang mengedepankan kesejahteraan rakyat melalui program strategis dan hilirisasi. Poin-poin utamanya meliputi:
Program Unggulan: Mencakup program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Swasembada Pangan untuk memperkuat ketahanan nasional.
Reformasi Kelembagaan: Pembentukan Superholding Danantara untuk mengonsolidasikan aset negara dan peningkatan peran Koperasi Desa Merah Putih.
Kritik "Greednomics": Prabowo mengecam praktik ekonomi yang didorong oleh keserakahan (greednomics) dan menekankan supremasi hukum sebagai fondasi investasi yang berkeadilan.
Target Pertumbuhan: Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi yang stabil di angka 5,1–5,4 persen untuk tahun 2026 dengan dorongan investasi hijau dan ekonomi digital.
Dewan Perdamaian Gaza
Indonesia resmi menjadi anggota pendiri Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk Gaza yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Presiden Prabowo menandatangani piagam tersebut di Davos pada 22 Januari 2026, duduk berdampingan dengan Donald Trump.
Badan internasional ini bertugas mengawasi stabilisasi keamanan, rekonstruksi, rehabilitasi, serta pemerintahan transisi di Gaza.
Posisi Diplomasi RI: Indonesia menekankan bahwa keanggotaan ini digunakan untuk terus memperjuangkan solusi dua negara dan kemerdekaan penuh Palestina.
Selain Indonesia dan AS, dewan ini melibatkan negara-negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Mesir, Turki, dan Pakistan.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan kenegaraan dapat diakses melalui situs resmi Sekretariat Kabinet RI atau Kantor Komunikasi Kepresidenan. *** (AI Google)


